You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
10 Ribu Warga Dipastikan Ikuti Tari Masal Betawi
photo Doc - Beritajakarta.id

Tari Massal Betawi Bakal Meriahkan Kirab Kebangsaan

Lebih dari 10 ribu warga telah mendaftar untuk mengikuti Tari Massal Betawi dalam kegiatan Kirab Kebangsaan yang akan digelar di kawasan Monas, Minggu (26/11).

Sudah ada 10 ribu orang yang mendaftar

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta bahkan telah mengunggah video tutorial Tarian Massal Betawi yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut.

Kepala Disparbud DKI Jakarta, Tinia Budiati mengatakan, kegiatan ini sebelumnya akan didahului dari mulai Patung Jenderal Sudirman hingga ke Monas. Para peserta kirab yang ikut nantinya mengikuti tarian massal ini.

Pendaftaran Lomba Karya Cipta Tari Betawi Sudah Dibuka

"Sudah ada 10 ribu orang yang mendaftar. Itu data sampai hari kemarin. Jika ditambah dengan hari ini peserta Kirab Kebangsaan jumlahnya bisa 10 ribu lebih," ujarnya, Jumat (24/11) malam.

Tinia menuturkan, dengan adanya tarian massal ini membuktikan jika partisipasi masyarakat bisa terwujud. Mereka cukup menonton tutorial dari Youtube dan melihat pakaian berikut atribut yang nantinya dikenakan.

"Ini juga bisa mengembangkan industri," ucapnya

Menurut Tinia, Kirab Kebangsaan ini rencananya dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Acara sendiri akan dimulai pada pukul 08.00 di kawasan Monas.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2195 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1156 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1076 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1074 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1036 personFakhrizal Fakhri